Sabtu, 23 Februari 2013

Goji Berry In India

We Provide Goji Berry In India . Goji Berry is a Fruit which is mostly found in Tibat , China and other Himalayas areas .Goji Berry is also called Wolf Berry and other names.

We sell dried Goji Berry in India .Goji Berry is an anti oxidant , anti aging, anti diabetes , anti cancer and it boosts your immune system and fertility .It maintains your youth.It reduces extra cholesterol and reduces fatness. Its called Elixir of Youth.

Its a fruit its not a medicine any one can use this life time . Its not too costly.

You can get 1kg Goji Berry only in 4000 INR .We delivery Goji Berry in all over the India. NRI people who lives in other countries can order us via paypal and we can deliver it in India .

Minimum order for Goji Berry is 1kg . and we do not provideany sample. You can google about goji berry if you want to know more about its benefits. 

Inline image 1

We send the Goji Berry Via courier.You can order us now . For order Call us at 09136075049  or email you inquiry at ceo@speakmeme.com

You can pay us via Netbanking , Paypal , Liberty Reserve or You can do cash deposit.

Jumat, 22 Februari 2013

Inilah Pendapatan Raffi Ahmad Perbulan yang Membuat Wanita Tergoda!!





Inilah Pendapatan Raffi Ahmad Perbulan yang Membuat Wanita Tergoda!! - Raffi Ahmad ibarat magnet di jagat hiburan. Mengawali karier sejak usia 12 tahun, sosok Raffi mulai membetot perhatian saat tampil di sinetron Senandung Masa Puber 10 tahun lalu.

Sejak itu, karier Raffi merangkak naik. Telah banyak sinetron dan film ia bintangi, sebut saja sinetron Juragan Jengkol, Olivia, Janji Cinta, Buku Harian Baim, film Me vs High Heels, Panggil Namaku 3X, Ada Hantu di Sekolah, dan Bukan Bintang Biasa. Raffi juga wira-wiri di layar kaca sebagai presenter, bintang iklan, dan bintang tamu sejumlah acara variety show.

Karier melambung, taraf kehidupan juga mengalami perbaikan. Dari honor yang didapat, Raffi sudah memiliki empat mobil mewah, tujuh motor gede, rumah di Lebak Bulus, dan sekarang sedang membangun rumah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, yang ditaksir menghabiskan biaya 11 miliar rupiah. Demi masa depan, Raffi menginvestasikan sebagian uangnya untuk berbisnis.

Bisnis restoran, otomotif, event organizer, rumah produksi Barometer Lite bersama Rita Priatna, dan rumah produksi R1 Pictures bersama Irwansyah, ia lakoni. Seiring popularitasnya yang semakin berkibar, honor Raffi naik pesat. Sekali tampil di Dahsyat, kabarnya Raffi dibayar hingga 25 juta rupiah. Di Pesbukers sekitar 15 juta. Kata Hati, 15 juta. Cit-Cat Cuz, 15 juta.

Bayangkan, berapa yang bisa dia raih dalam sebulan? Kalau sehari saja dia bisa mengantongi 70 juta rupiah, berarti sebulan lebih dari 2 miliar rupiah! Edan! Jauh melampaui gaji Presiden Amerika Serikat Barack Obama (383 juta rupiah per bulan)! "Rezeki itu sudah ada yang mengatur. Yang penting kita mau berusaha, bekerja keras, jangan malas. Dan satu hal, punya keyakinan teguh. Jangan pernah menyerah," ucap Raffi suatu kali.

Honor Raffi sekarang dibanding saat mengawali karier pada 2001, diakuinya mengalami kenaikan sangat signifikan. "Honor saya dulu 350 ribu rupiah. Peningkatannya pasti ada dan sangat signifikan. Alhamdulillah cukuplah," Raffi bersyukur. Wajar, honor naik. Setimpal dengan apa yang Raffi berikan untuk pekerjannya.

Jelas, status tersangka yang disandang Raffi saat ini sangat merugikan. Bukan hanya buat dirinya, tapi juga orang-orang yang bekerja sama dengannya. Kerugian materi yang Raffi harus terima dari kasus ini tidak sedikit. Dua minggu ditahan, Raffi kehilangan penghasilan tetap sekitar 1 miliar rupiah. Susah payah membangun karier dari nol, karier Raffi terancam habis akibat narkoba. Padahal ibunda Raffi, Amy Qanita, selalu mewanti-wanti Raffi agar menjauhi barang-barang haram.

Raffi membintangi beberapa produk iklan, yaitu Komix, Fisqua, Sunlight, Top One, dan helm KYT. Bagaimana nasib kelanjutan iklan-iklan yang dibintanginya? Sejak ia ditahan BNN, beberapa iklan yang dibintangi Raffi mulai jarang terlihat di layar kaca. Sayangnya, beberapa agensi iklan maupun pihak product brand yang kami hubungi, untuk konfirmasi soal kejelasan iklan-iklan yang dibintangi Raffi, menolak memberi komentar resmi. Mereka masih menunggu perkembangan.

"Iklannya, sih masih ada. Tapi untuk TVC Raffi (TV commercial) sudah tidak tayang lagi. Sekarang tayang TVC yang lama," ungkap salah satu pihak product brand yang dibintangi Raffi. Beberapa merasa tidak berkompetensi dan belum tepat waktu berkomentar. "Yang pasti dengan kami memang kontraknya sudah berakhir," komentar pihak product brand yang lain.

Situasi ini dianggap sensitif dan dapat mempengaruhi citra brand maupun perusahaan bersangkutan. Menyikapinya, harus berhati-hati, masih melihat perkembangan.

Sumber

Masihkah Anas Siap Digantung di Monas?

Masihkah Anas Siap Digantung di Monas?
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum menjalani pemeriksaan terkait kasus Proyek Hambalang di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/6/2012). Oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, Anas disebut turut terlibat dalam proyek senilai Rp. 2,5 triliun tersebut.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, Jumat (22/2/2013). Anas diduga menerima pemberian hadiah berupa Toyota Harrier terkait Hambalang. KPK telah memulai penyelidikan aliran dana Hambalang ini sejak pertengahan tahun lalu.

Kira-kira setahun lalu, tepatnya 9 Maret 2012, ketika nama Anas mulai dikaitkan dalam kasus ini, ia menegaskan bahwa dirinya tak terlibat. Bahkan, Anas menyatakan siap digantung di Tugu Monas jika ia menerima uang satu rupiah pun dari proyek Hambalang (Baca: Anas: Satu Rupiah Saja, Gantung Saya di Monas).

"Saya yakin. Yakin. Satu rupiah saja Anas korupsi di Hambalang, gantung Anas di Monas," ujar Anas di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2012).

Nama Anas dikaitkan dalam kasus ini setelah adanya pernyataan yang dilontarkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin. Saat itu, Anas menuding apa yang dikatakan Nazaruddin hanya karangan.

"Saya tegaskan, ya, KPK sebetulnya tidak perlu repot-repot mengurus soal Hambalang. Mengapa? Karena itu, kan, asalnya ocehan dan karangan yang tidak jelas. Ngapain repot-repot," ujarnya.

Sebelumnya, Nazaruddin menyebut Anas menggelontorkan uang sebesar 7 juta dollar AS terkait pemenangannya sebagai Ketua Umum DPP Demokrat dalam rapat koordinasi nasional partai yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat. Uang itu, kata Nazaruddin, diperoleh Anas dari proyek Hambalang (Baca: Rekam Jejak Anas Urbaningrum di Skandal Hambalang)

Pengambilan uang proyek itu berasal dari PT Adhikarya, pelaksana proyek Hambalang sebesar Rp 50 miliar dan Rp 20 miliar dari Adi Saptinus, anggota staf dari perusahaan tersebut. Mantan anggota DPR itu mengaku tahu betul soal keterlibatan Anas dalam proyek Hambalang.

Nazaruddin juga menunjukkan fotokopi kuitansi yang menjadi bukti adanya uang 7 juta dollar AS tersebut. Uang tersebut, lanjutnya, dibagi-bagi kepada sekitar 325 Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat yang memilih Anas.

Sumber: kompas.com