Jumat, 05 April 2013

BeritaTerkiniOnline.com

BeritaTerkiniOnline.com


Monosodium Glutamat (MSG) Belum Tentu Berbahaya

Posted: 04 Apr 2013 06:55 PM PDT

Apakah hal ini dapat membunuh? Para peneliti tidak percaya itu terjadi ketika meneliti penambah rasa yang dikenal sebagai MSG (monosodium glutamat). Monosodium Glutamat adalah aditif natrium berbasis mengandung asam glutamat, dan digunakan untuk meningkatkan rasa makanan. Hal ini sering ditemukan dalam masakan Cina, tapi penambah rasa berbahaya juga dapat ditemukan dalam kaldu, saus barbeque, keripik [...]

Rabu, 03 April 2013

LIGA CHAMPIONS : Malaga Imbangi Dortmund

Striker Borussia Dortmund dari Polandia, Robert Lewandowski, bereaksi dalam laga perempat final pertama Liga Champions melawan Malaga di Stadion La Rosaleda, Rabu (3/4/2013). Laga itu berakhir 0-0.

Borussia Dortmund setengah tak percaya dengan hasil imbang tanpa gol dalam laga perempat final pertama Liga Champions di markas Malaga, Rabu atau Kamis (4/4/2013).

Maklum saja, tujuh peluang Die Borussen yang mengarah ke gawang, semuanya digagalkan kiper Los Andalusia, Willy Caballero.

"Seharusnya, aku dapat membantu tim dengan mencetak minimal satu gol. Sayang, aku tak bisa melakukannya. Kami masih puas dengan hasil akhir yang diperoleh, dan kami pun masih punya laga kedua (di kandang)," papar Mario Goetze seusai pertandingan.

Bintang Dortmund bernomor 10 itu memang memiliki dua peluang emas dalam setengah jam pertama pertandingan. Namun, semuanya dimentahkan dengan gemilang oleh Willy. Hingga wasit Swedia, Jonas Eriksson, meniupkan peluit panjang, Juara Bundesliga dua musim beruntun itu pun harus rela berbagi angka "kacamata" dengan tuan rumah Malaga.

"Kami tampil bagus dalam laga tandang ini dan mampu menciptakan sejumlah peluang emas. Mario (Goetze) punya 3-4 kesempatan dan biasanya ia mencetak minimal satu gol di antaranya. Seharusnya begitu. Namun, penting juga gawang kami tak kebobolan," sambung gelandang Dortmund lainnya, Ilkay Guendogan.

Hasil imbang itu juga disikapi dengan lapang dada oleh kiper Roman Weidenfeller yang juga menorehkan tujuh penyelamatan dari 10 peluang yang dimiliki Malaga. Ia pun membukukan clean sheets keempat Die Schwarzgelben di Liga Champions musim ini.

"Bisa saja kami puas dengan hasil 0-0 ini. Target kami adalah mencatatkan clean sheet. Sayang kami tak mencetak gol dalam beberapa peluang kami. Yang pasti, aku pribadi puas (dengan hasil akhirnya). Belum ada yang dipastikan lolos, tetapi kami akan lakukan semuanya di kandang kami sendiri," tandas Weidenfeller.

Laga kedua akan berlangsung di Stadion BVB, Selasa (9/3/2013).

LIGA CHAMPIONS : Bungkam Galatasaray, Satu Kaki Madrid di Semifinal

Luapan kegemberiaan penyerang Real Madrid, Gonzalo Higuain, usai membobol gawang Galatasaray, Rabu (3/4/2013).

Real Madrid berpeluang besar meraih tiket semifinal Liga Champions setelah El Real berhasil mengalahkan Galatasaray dengan skor 3-0 pada leg pertama perempat final pertama Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu atau Kamis (4/4/2013) dini hari WIB. Dengan hasil ini, Los Blancos hanya membutuhkan minimal hasil imbang tanpa gol pada leg kedua tanggal 9 April mendatang. Sementara itu, peluang Gala untuk lolos ke semifinal cukup sulit. Didier Drogba dan kawan-kawan mutlak meraih kemenangan bermargin empat gol.  

Sebagai tuan rumah, Madrid langsung mengambil inisiatif serangannya. Sebuah serangan cepat Si Putih nyaris membuahkan hasil. Xabi Alonso dengan jeli melepaskan bola kepada Angel Di Maria yang beroperasi di sayap kanan. Dengan cepat, pemain asal Argentina tersebut melepaskan umpan yang disambut tandukan oleh Benzema. Sayang, tandukan pemain asal Perancis tersebut masih  gagal mengenai sasaran.  

Madrid akhirnya benar-benar mampu unggul terlebih dulu berkat gol yang diciptakan Cristiano Ronaldo pada menit kesembilan. Gol berawal dari umpan terobosan Mesut Oezil kepada Ronaldo yang berada di antara dua pemain lawan. Begitu menguasai bola, Ronaldo, yang melihat kiper Fernando Muslera maju, langsung mencip bola yang membuat bola bersarang ke pojok kanan atas gawang Gala.

Bomber andalan Gala, Didier Drogba, nyaris mencetak gol balasan saat menguasai bola di depan kotak penalti lawan pada menit ke-12. Namun, pemain yang pernah memperkuat Chelsea tersebut terlalu terburu-buru dalam melepaskan tembakan sehingga bola gagal mengenai target.

Madrid membalasnya lewat sepakan keras yang dilepaskan Oezil dari luar kotak penalti pada menit ke-18. Usaha Oezil belum membuahkan hasil karena Muslera cukup sigap mengamankan bola.

Tak mau kalah, Drogba mencoba peruntungannya dengan melepaskan tendangan keras pada menit ke-26. Sial, tembakan pemain Pantai Gading tersebut masih bisa ditepis oleh Diego Lopez.

Tiga menit kemudian, Galatasaray kembali dibungkam setelah Benzema berhasil mencetak gol balasan. Dari sisi kiri pertahanan Gala, Essien melepaskan umpan ke dalam kotak penalti. Bola kemudian jatuh ke kaki Benzema. Tanpa ampun, Benzema yang dibayangi-bayangi dua pemain lawan melepaskan tembakan dan gol.

Meski unggul 2-0, Madrid tak sedikit pun mengendurkan serangannya. Sebuah pergerakan dari Benzema cukup mengancam jika saja lajunya tidak dihentikan Nounkeu pada menit ke-41.

Tiga menit kemudian, giliran Eboue yang mengancam gawang Madrid. Pemain yang pernah memperkuat Arsenal tersebut berhasil menembus ke dalam kotak penalti lawan dan kemudian melepaskan tembakan keras. Apes tembakan kaki kanan yang dilepaskan Eboue masih bisa ditepis Lopez. Itu menjadi peluang terakhir bagi Gala dan skor 2-0 untuk keunggulan Madrid bertahan hingga turun minum.

Pada awal babak kedua, Pelatih Gala, Fatih Terim, mengubah strateginya. Dia memasukkan Gokhan Zan yang berperan sebagai bek tengah, untuk menggantikan Sneijder. Penampilan Sneijder memang tak terlalu menonjol pada babak pertama karena pergerakan gelandang asal Belanda ini selalu mampu diredam oleh Sami Khedira.
 
Strategi ini jelas membuat Gala tampil lebih bertahan. Didier Drogba dan kawan-kawan terlihat mengandalkan serangan balik begitu menguasai bola. Meski begitu, gawang Gala bukan tanpa ancaman. Gawang Gala nyaris kembali kebobolan oleh Ronaldo dan Di Maria jika saja Muslera tidak sigap mengamankan bola.

Pada menit ke-65, Pelatih Madrid, Jose Mourinho, melakukan perubahan di lini depan. Dia memasukkan Higuain untuk menggantikan Benzema.

Higuain pun akhirnya mampu membuat Mourinho tersenyum. Pemain asal Argentina tersebut menyumbangkan gol ketiga bagi Madrid pada menit-73. Higuain berhasil melepaskan tandukan dengan memanfaatkan tendangan bebas Alonso. Tandukan Higuain sangat keras sehingga membuat Muslera kesulitan menjangkaunya. Akhirnya, bola bersarang ke pojok kiri aras gawang Gala.  

Setelah itu, Madrid masih memiliki beberapa peluang emas, tetapi berhasil digagalkan Muslera. Alhasil, Madrid menutup pertandingan dengan skor kemenangan 3-0.

Susunan Pemain
Madrid:
41-Diego Lopez, 4-Raphael Varane, 4, Sergio Ramos, 5-Fabio Coentrao, 15-Michael Essien, 6-Sami Khedira, 10-Mesut Oezil (Modric 80), 14-Xabi Alonso, 22-Angel Di Maria (Pepe 86), 7-Cristiano Ronaldo, 9-Karim Benzema (Gonzalo Higuain 65)
Pelatih: Jose Mourinho

Galatasaray: 25-Fernando Muslera; 13-Nounkeu, 26-Semih Kaya, 27-Emmanuel Eboue, 4-Hamit Altintop (Bulut 78), 8-Selcuk Inan, 10-Felipe Melo, 11-Albert Riera, 14-Wesley Sneijder (Zan 46), 12-Didier Drogba, 17-Burak Yilmaz
Pelatih: Fatih Terim

Wasit: Sven Oddvar Moen (Norwegia)