Sabtu, 06 April 2013

Seks Seperti Apa yang Diinginkan Suami dan Istri? Cek di Sini ..



Jakarta,
Terkadang istri enggan berbicara dengan gamblang kepada suami, hubungan seks seperti apa yang dia harapkan. Kadang-kadang suami pun tidak bisa mengkomunikasikan keinginan seksnya kepada sang istri. Hmm, seks seperti apa yang diinginkan oleh suami dan istri?

Menurut pakar hubungan seks Tracey Cox, banyak orang yang lebih terbuka tentang seks yang diharapkannya kepada teman-temannya ketimbang langsung disampaikan kepada pasangannya.

Tracey mengatakan beberapa tahun lalu dia mulai bertanya kepada laki-laki dan perempuan: Jika Anda harus jujur, apa yang ingin Anda katakan kepada pasangan tentang seks dalam hubungan Anda?

Serentetan jawaban dikumpulkan Tracey dari pihak suami maupun istri. Dia berharap dengan mengetahui daftar jawaban itu, Tracey berharap ada obrolan yang lebih intens dari suami istri untuk membicarakan hal-hal terkait seks yang mereka inginkan.

"Saya kira ini cukup mewakili apa yang perempuan inginkan dari laki-laki dan apa yang laki-laki inginkan dari perempuan," ucapnya seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (5/4/2013).

Berikut ini yang diinginkan istri dari suaminya:

1. Untuk menikmati seks, saya ingin bergairah secara emosional sebagaimana fisik saya distimulasi.

2. Kata-kata adalah afrodisiak untuk saya. Jika kamu menginkan seks lagi, berbicara saja lebih banyak.

3. Semakin banyak pekerjaan rumah yang kamu lakukan, saya akan semakin merasa menikmati seks. Soalnya saya tidak akan terlalu lelah dan merasa kita adalah partner yang sejajar.

4. Saya juga ingin berinisiatif memulai seks lebih dulu, tapi saya jadi kehilangan selera kalau kamu setiap hari melakukannya.

5. Saya butuh waktu lebih lama untuk orgasme daripada kamu, dan ini lebih sulit didapat. Jadi jangan terburu-buru.

6. Berlakulah lembut. Kulitku lebih tipis dan lebih sensitif daripada kamu. Kadang sesuatu yang bagimu biasa saja, tapi bagiku itu menyakitkan.

7. Jangan mengasumsikan saya cuma mau seks yang romantis. Saya juga siap untuk melakukan seks liar.

8. Jangan memusuhi kalau saya sebelumnya tidak mau melakukan seks. Itu bikin saya merasa tidak seksi dan jadi tidak bergairah.

9. Terimalah kalau saya mungkin tidak akan orgasme selama berhubungan seks. Saya ingin mendapat stimulasi di klitoris dengan tanganmu atau dengan vibrator. Ini bukan berarti saya tidak menikmati bercinta denganmu, tapi ya beginilah tubuh saya didesain.

Nah, yang ini adalah daftar pemikiran pria soal seks:

1. Saya menggunakan seks untuk mengekspresikan cinta padamu. Kadang-kadang saya kesulitan mengekspresikan emosi dan seks adalah cara untuk mendekatkanmu secara fisik.

2. Saat kamu enggan bercinta dengan saya, saya merasa ditolak sebagai manusia. Tolong lakukanlah dengan lebih baik.

3. Sistem seksual saya simpel. Saya tahu sistem seksualmu berbeda tapi saya butuh kamu untuk membertahukan dan menunjukan secara spesifik apa yang kamu inginkan, jadi saya bisa benar-benar memahami tubuhmu.

4. Hanya karena saya menginginkan sesuatu yang baru, bukan berarti saya berpikir kamu tidak seksi. Saya hanya perlu dan butuh variasi.

4. Saya adalah manusia visual. Saya senang melihatmu mengenakan sesuatu yang seksi. Jangan sinis jika melihatku melihat foto erotis, pria memang melakukan itu.

5. Berhenti mengkhawatirkan tubuhmu. Kamu terlihat menyenangkan di mata saya, tapi saya hanya fokus pada bagian-bagian yang paling saya suka.

6. Saya ingin sering dan teratur dalam melakukan hubungan seks sering. Jika itu tidak mungkin, jelaskan mengapa. Jika saya memahami mengapa dan tahu bahwa kita bisa melakukan seks yang hebat di waktu lain, aku bisa menerimanya.

7. Saya menyadari gairah seks kamu dipengaruhi oleh siklus bulanan. Tapi berikanlah kejelasan saat kamu merasa ingin melakukan hubungan seks. Jangan berfokus pada saat kamu tidak ingin melakukannya.

8. Ketika kamu melakukan hubungan seks seolah hanya untuk menyenangkan saya, itu membuat saya marah dan kecewa. Saya juga ingin kamu menikmatinya seperti saya.

Sumber: http://health.detik.com

Siapa Sangka 7 Hal Ini Bisa Bikin Pria Malas Bercinta



Jakarta,
Tak ada bedanya dengan wanita, pria juga sensitif kalau untuk urusan ranjang. Bukan semata karena kecapekan kerja, pria bisa malas bercinta jika dihadapkan pada hal-hal lain yang mungkin tak terduga sebelumnya, baik bersifat fisik maupun psikologis.

Misalnya gangguan kesehatan tertentu seperti penyakit jantung, diabetes hingga diabetes yang dapat berakibat pada disfungsi ereksi dan gangguan ereksi yang dapat mempengaruhi kondisi psikologisnya di kemudian hari. Terkadang gairah seks pria juga ditentukan oleh kondisi pasangannya.

Berikut tujuh hal yang ternyata dapat mematikan hasrat bercinta hingga fungsi seksual pria seperti dikutip dari everydayhealth, Selasa (2/4/2013).

1. Anda terlalu akrab dengan teman-teman suami
Mungkin para istri berpikir jika mereka berteman baik dengan sahabat-sahabat suaminya maka itu akan membuat suami menjadi senang. Tapi sejumlah peneliti membuktikan hal itu tidaklah benar.

Studi terbaru yang dilakukan terhadap 3.000 orang dan dipublikasikan dalam American Journal of Sociology memaparkan bahwa ketika seorang wanita bisa bercengkerama dengan teman-teman suaminya, ini akan membuat sang suami cemburu hingga mengalami disfungsi ereksi, terutama pada pria tua.

"Pria-pria ini akan lebih cenderung mengalami kesulitan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi, termasuk lebih sering mengalami kesulitan mencapai orgasme selama bercinta," kata peneliti Benjamin Cornwell, seorang profesor sosiologi dari University of Chicago.

Apa alasannya? "Suami mungkin merasa dia telah mendapatkan Anda dan itu berarti teman-temannya takkan memiliki akses yang sama dengannya," terang Gilda Carle, PhD, seorang psikolog dan penulis yang berbasis di New York.

2. Anda cantik dan seksi di mata orang lain
Pria akan bangga jika memiliki pasangan yang cantik dan seksi, apalagi di mata orang lain. Tapi nyatanya hal ini juga membuat pria terintimidasi sekaligus merasa tak sepadan dengan pasangannya.

"Pria suka jika dikatakan beruntung tapi mereka juga tak ingin merasa tak aman," terang April Masini, seorang kolumnis rubrik hubungan dan kencan serta penulis buku Date Out of Your League.

Faktanya, tim peneliti dari University of Valencia menemukan saat berada di sekitar wanita cantik kadar hormon stres pria cenderung meroket. Padahal stres juga merupakan salah satu pemicu disfungsi ereksi pada pria, tak heran peneliti juga menemukan pengaruhnya terhadap penurunan aktivitas pria di atas ranjang.

Tapi tentu saja si dia tak berhak membenci Anda hanya karena Anda cantik bukan? "Jika Anda seorang wanita yang atraktif dan Anda tertarik pada pria yang wajahnya tak begitu tampan, pastikan si dia tahu betapa seksinya mereka di mata Anda," saran Masini.

3. Anda memakai parfum berlebihan
Parfum seharusnya menarik perhatian pria dan membuatnya bergairah. Tapi ternyata aroma parfum yang kuat justru bisa menurunkan gairah pria. Sebuah survei dari University of West Georgia menemukan hampir 30 persen partisipan menganggap produk-produk beraroma itu menjengkelkan.

Belum lagi aroma parfum juga dapat menyebabkan serangan alergi atau memicu sakit kepala membandel dapat mengakibatkan gangguan ereksi.

"Untuk itu, tanyakan bagaimana pendapatnya ketika mencium aroma parfum Anda. Pasalnya setiap orang memiliki indera penciuman yang berbeda-beda jadi jangan tersinggung jika si dia meminta Anda menggantinya," kata Carle.

4. Anda mendengkur
Sudah banyak riset yang membuktikan kebenaran hal ini. Pasangan yang mendengkur tak hanya merusak kehidupan seksual tapi juga hubungan keduanya. Menurut National Sleep Foundation, sekitar 24 persen pasangan menikah terpaksa tidur di dua kamar terpisah karena salah satu pasangan mendengkur begitu keras. 17 persen responden lainnya pun mengakui jika mendengkur mengganggu kehidupan seksual mereka.

Lagipula mendengkur sebenarnya bukan semata masalah pria karena wanita pun mengalaminya. "Untuk itu jika Anda suka mendengkur saat tidur, segera kunjungi dokter gigi atau klinik tidur yang mungkin dapat membantu mengatasi masalah Anda itu," saran Masini.

5. Anda memicu pertengkaran
Tak ada yang mematikan gairah pria lebih daripada terus-menerus bertengkar dengan pasangan. Meski ada peluang untuk melakukan makeup sex atau berbaikan dengan cara bercinta, kerugian yang dialami pria akibat sering bertengkar dengan pasangan itu mungkin sudah kadung terjadi.

Pasalnya sejumlah studi menyatakan bahwa pria yang berada dalam hubungan yang tak sehat berisiko lebih tinggi untuk terkena disfungsi ereksi.

6. Anda membuatnya depresi
National Institute of Mental Health memperkirakan hampir enam juta pria AS mengidap depresi setiap tahunnya. Kendati begitu, banyak pria yang enggan mengungkapkan penyebab depresinya atau bahkan enggan mengakui jika mereka depresi.

Padahal depresi seringkali dikaitkan dengan masalah kesehatan seksual seperti disfungsi ereksi. Yang perlu diwaspadai adalah ketika pria mulai terlihat sedih, gelisah dan mudah tersinggung. Sebagai istri, Anda juga tak boleh diam saja dan introspeksi terhadap berbagai hal yang mungkin Anda lakukan atau katakan yang membuat suami menjadi depresi.

7. Anda terlalu mengaturnya
Setiap wanita tentu ingin meningkatkan kualitas pasangan dan hubungan yang mereka miliki, tapi kadang tanpa disadari mereka bisa saja bertindak secara berlebihan sehingga Anda mengaturnya secara berlebihan, padahal hal ini bisa mematikan hasrat seksual suami.

"Kondisi ini membuat seorang pria merasa dirinya kurang begitu baik dan itu justru akan meningkatkan ketidakamanan (insecurity) yang ia rasakan. Cintai suami Anda dengan apa adanya dia karena tak ada satu orang pun yang sempurna," terang Carle.


Sumber: http://health.detik.com

4 Latihan Ini Bisa Atasi Ejakulasi Dini


(Foto: Thinkstock)

Jakarta, Ejakulasi dini seringkali menjadi momok bagi pria, tak hanya tua tapi juga pria-pria muda. Tapi tak perlu cemas, berolahraga dan latihan merupakan cara terbaik untuk mengatasinya.

Ejakulasi dini adalah salah satu masalah yang paling umum dihadapi pria saat bercinta. Entah karena terlalu bergairah, tergesa-gesa, gangguan psikologis atau memang ada kondisi penyakit tertentu, namun kondisi ini lambat laun bisa membuat para lelaki stres.

Dampak dari ejakulasi tak hanya dapat menimbulkan rasa malu, stres atau menurunkan rasa percaya diri, tetapi juga mengurangi kenikmatan seksual bagi pasangan. Berolahraga dan latihan dianggap sebagai cara terbaik untuk mengatasi ejakulasi dini karena memberikan kekuatan untuk organ intim dan juga meningkatkan sirkulasi darah.

Berikut beberapa latihan yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini, seperti dilansir Onlymyhealth, Jumat (5/4/2013):

1. Squeezing

Squeezing dianggap sebagai salah satu metode terbaik untuk mengatasi ejakulasi dini. Ereksi dalam metode ini dicapai melalui masturbasi. Setelah penis sepenuhnya ereksi, ejakulasi dihentikan dengan menekan ujung penis dengan benar-benar keras. Latihan ini dilakukan untuk memaksimalkan orgasme dan menghindari ejakulasi dini.

2. Senam Kegel

Ilustrasi sederhana senam kegel seperti menahan dan melepaskan air seni, yang ketika itu dilakukan maka otot-otot panggul akan bergerak. Teknik senam Kegel yang mudah dilakukan caranya adalah kontraksikan otot seperti menahan kencing untuk awalnya selama 5 detik, kemudian kendurkan. Terus ulangi latihan tersebut setidaknya lima kali berturut-turut dengan meningkatkan lama waktu menahan kencing 15-20 detik.

Latihan ini tergolong mudah karena bisa dilakukan kapan saja dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Latihan bisa dilakukan di kursi kerja, sambil duduk, sambil berjalan, sambil berdiri, atau berbaring.

3. Latihan 'Start and Stop'

Latihan ini dilakukan dengan memegang penis sampai mendapat ereksi. Ketika hampir ejakulasi, tarik tangan menjauh dari penis dan tahan ejakulasi. Ulangi latihan lagi. Dengan melakukan ini berulang-ulang, kontrol penuh pada ejakulasi bisa dicapai.

4. Ubah posisi bercinta

Mengubah posisi saat berhubungan seks juga merupakan latihan yang baik untuk memperpanjang ejakulasi. Hal ini memperlambat gairah dan penetrasi, sehingga meningkatkan hubungan intim dan mencegah ejakulasi dini.

Sumber : detik.com