Minggu, 03 November 2013

Misteri Penyebab Air Panas Lebih Cepat Membeku AkhirnyaTerungkap

Air panas lebih cepat membeku ketimbang air dalam suhu kamar.
Air panas lebih cepat membeku ketimbang air dalam suhu kamar. 
Sebagian besar orang sudah mengetahui bahwa air panas lebih cepat membeku ketimbang air dingin. Namun bagaimana fenomena ini terjadi telah menjadi misteri selama bertahun-tahun.

Dikenal sebagai efek Mpemba, air berperilaku tak seperti kebanyakan cairan lain dengan membeku lebih cepat dan padat dari keadaan panas dibandingkan suhu kamar. Para ilmuwan telah mengajukan puluhan teori mengapa hal ini mungkin terjadi. Tetapi, tidak ada yang mampu memberikan penjelasan memuaskan.

Kini, sekelompok fisikawan dari Nanyang Technological University, Singapura, percaya bahwa mereka  mungkin telah memecahkan misteri tersebut. Para ilmuwan ini mengklaim bahwa penjelasan terletak pada interaksi tak biasa antara molekul-molekul air.

Setiap molekul air terikat dengan molekul air lainnya melalui ikatan elektromagnetik yang dikenal sebagai ikatan hidrogen. Seperti diketahui ikatan hidrogen mempengaruhi titik didih suatu senyawa. Pada air, terjadi dua ikatan hidrogen di setiap molekulnya sehingga titik didih air lebih tinggi ketimbang asam florida.

Dr Sun Changqing dan Dr Xi Zhang dari Nanyang Technological University berpendapat bahwa hal ini juga menentukan bagaimana molekul air menyimpan dan melepaskan energi . Mereka menilai, tingkat di mana energi dilepaskan bervariasi dengan keadaan awal air dan air panas dapat melepaskan energi lebih cepat ketika ditaruh dalam lemari pendingin.

"Proses dan laju pelepasan energi dari air bervariasi intrinsik dengan keadaan energi awal dari sumber," ujar Dr Changqing seperti dilansir laman Telegraph.

Pekan lalu, Dr Changqing dan Dr Zhang menerbitkan sebuah makalah di jurnal Scientific Reports yang menunjukkan bagaimana molekul air mengatur diri mereka sendiri ketika membentuk es. Keduanya juga menerbitkan sebuah makalah tentang arXiv Chemical Physics yang menjelaskan efek Mpemba .

Mereka mengatakan bahwa interaksi antara ikatan hidrogen dan ikatan kuat yang memegang atom hidrogen serta oksigen dalam masing-masing molekul bersama -- dikenal sebagai ikatan kovalen-- adalah yang menyebabkan efek Mpemba.

Biasanya ketika cairan dipanaskan, ikatan kovalen antara atom meregang dan menyimpan energi. Namun kedua ilmuwan ini berpandapat bahwa pada air, ikatan hidrogen menghasilkan efek tak biasa yang menyebabkan ikatan kovalen memendek dan menyimpan energi saat dipanaskan.

Hal ini, ujar mereka, mengarah kepada bahwa ikatan melepaskan energi dengan cara yang eksponensial dibanding jumlah awal yang tersimpan ketika didinginkan dalam lemari pendingin. Dengan demikian, air panas akan kehilangan energi lebih cepat ketimbang air dingin.

"Saat didinginkan di lemari pendingin, ikatan H-O melepaskan energi pada tingkat yang eksponensial tergantung pada energi awal yang disimpan dan karena itu efek Mpemba terjadi," kata Dr Changqing.

BeritaTerkiniOnline.com

BeritaTerkiniOnline.com


Pertanyaan Kepada Dokter Kanker Payudara

Posted: 02 Nov 2013 05:10 AM PDT

Kanker adalah penyakit yang luar biasa, itu bisa sangat menakutkan. Apalagi saat ini begitu banyak kasus kanker payudara.  Konsultasi  kepada dokter, khususnya  dokter spesialis kanker payudara menjadi sangat penting. Karena dari dokter inilah akan didapat banyak informasi  mengenai pengobatan, pemulihan, obat-obatan, dll. Berikut adalah beberapa hal yang perlu ditanyakan kepada dokter :  Apa itu tahap [...]

Jumat, 01 November 2013

Begini Caranya "Log Out" dan Ganti PIN di BBM Android

Begini Caranya "Log Out" dan Ganti PIN di BBM Android

Tak seperti layanan chat lain, BlackBerry Messenger (BBM) tidak memberi kesempatan pengguna untuk "keluar" atau log out.

Log out di BBM sebenarnya berguna bila pengguna ingin log in dengan akun BlackBerry ID lain. Misalnya, log in menggunakan akun BlackBerry ID yang sebelumnya telah digunakan di ponsel BlackBerry. Sebab, saat pertama log in ke BBM lintas platform masih menggunakan BlackBerry ID baru untuk coba-coba.

Prosesi "keluar sesaat" ini juga berguna, misalnya pengguna sementara waktu tidak ingin dihubungi via BBM atau bisa juga saat ingin mengirit baterai.

Ternyata, ada trik sederhana untuk melakukan sign out dari BBM di Android. Sebelumnya, cara satu-satunya untuk log out adalah menghapus aplikasinya.

Caranya sangat mudah. Pertama, pilih menu "Setting" dari perangkat Android, lalu pilih "Apps". Kemudian, pilih aplikasi BBM, kemudian tekan tombol menu "Clear data".

Pada kondisi ini, aplikasi BBM Android sudah tidak aktif. Artinya, Anda sudah tidak dapat menerima pesan dari BBM.

Jika ingin kembali aktif BBM-an atau ingin log in dengan BlackBerry ID berbeda, jalankan kembali aplikasinya. Tampilan yang muncul adalah seperti pertama kali mengunduh aplikasi BBM, Anda diminta untuk memasukkan alamat e-mail.

Masukkan kembali e-mail yang terdaftar di BBM.com. Jika ditolak, Anda harus mendaftarkan alamat e-mail baru dan tentu harus mengantre kembali sampai memperoleh konfimasi dari BlackBerry agar dapat melakukan langkah selanjutnya.

Terakhir, Anda tinggal sign in dengan memasukkan alamat e-mail BlackBerry ID Anda.

Ganti PIN

Cara di atas juga berguna untuk "ganti PIN" alias membuat nomor PIN baru atau membuat akun BlackBerry ID baru.

Caranya, setelah melakukan prosesi log out seperti langkah-langkah di atas, masukkan e-mail yang terdaftar di BBM.com. Selanjutnya, klik "Create a BlackBerry ID", lalu isi data yang diminta, dan ikuti langkah-langkahnya sampai selesai.

Jika nomor PIN yang diperoleh tak sesuai keinginan, ulangi proses dari awal. Artinya, perlu beberapa alamat e-mail untuk sampai mendapatkan nomor PIN "cantik".

Proses ini juga bisa dilakukan jika ingin mengganti e-mail yang digunakan untuk BlackBerry ID. Tujuannya, agar alamat e-mail untuk log in BBM adalah alamat e-mail utama, yang biasa digunakan sehari-hari, sehingga mudah diingat dan tidak perlu menggunakan alamat e-mail yang berbeda-beda untuk log in sebuah layanan.

Sumber: kompas.com